At the end of your story, you’ll understand how beautiful
the moment of waiting…
Jumat, 18 Juli 2014
Bismilaahirrahmaanirrohiim. Situasi yang membuat perasaan terbalut kabut. Berselimut suasana kaku membeku. Menjalani
sesuatu tanpa tahu rambu-rambu. Bimbang terguncang. Mengetahui, memahami, sedikit
banyak berbesar hati terbawa disatu sisi. Bertahan melontarkan senyuman. Tertawa bahagia dalam hampa.
Semoga Tuhan segera bercerita dan membawa insan bahagia dalam indahnya
bersabar hingga waktu tiba. Semoga Tuhan tetap menjaganya, apapun itu terbaik
dari-Nya.
Sabtu, 14 Juni 2014
Kata yang tersimpan dalam diam. Rasa yang masih tersembunyi dalam bayang-bayang. Dalam ruang yang sama tanpa menyapa.Dalam waktu yang sama tanpa sepatah kata. Dalam keramaian yang membingungkan. When your eyes talk all your silences...
When silence between two people is comfortable,
you know you have found yours. -anonymous
Just understand that silence isn't for ignorance...
Senin, 09 Juni 2014
Sabtu, 17 Mei 2014
Dimanapun itu dan kapan pun itu, harapan pasti ada. Entah mengharapkan
sesuatu dari seseorang, dari alam sekitar, dan tak terkecuali berharap pada
Tuhanya. Berharap itu realisasinya Berdoa. Berharap seperti itu berharap seperti
ini, pada kenyataanya kembali berharap untuk yang terbaik. Pada hakikatnya manusia
diciptakan Tuhan untuk memohon apapun itu kepada-Nya. Pada hakikatnya manusia
melakukan dan menjalankan apa saja yang sudah ditakdirkan oleh-Nya. Dan pada
hakikatnya petunjuk itu sudah diberi oleh-Nya.
Sang kuasa sampai hari akhir pun memberikan kita pilihan. Bagaimanapun
itu, kita harus memilih. Memilih bukan berarti ada pengabaian, memilih
melainkan kita berkomitmen. Memilih bukan sekedar tunjuk sana tunjuk sini jadi.
Memilih tidak juga harus terlarut dengan banyak pertimbangan. Memilih harus
berani, dan tidak harus turuti ego diri. Memilih tidak dianjurkan gengsi. Memilih
bukan hanya dari hati, jangan lupa akal dan budi. Memilih tidak serta merta baik
untuk diri. Dan memilih itu… menerima.
Berubah karena berharap, atau berubah untuk pilihan ?
bagaimana berubah demi suatu keyakinan ?
Menanti, menunggu, identik tetapi berbeda.
Senin, 17 Maret 2014
Jumat, 03 Januari 2014
Sapaan angin malam beriring iramaMembisik alunan suatu suaraBerpantul cahaya, terbias garisMerangkai drama berbalut khayal romantisTerhenti di lukisSuatu wajah dengan peristiwa manisSenyum malu diatas raguTerlintas dia yang di rinduKlasik, sekedar rasa rinduDi satu muka bumiKita berdiri, rindu mencariBerharap rindu menyapa muDan kembali, berlari berbisik padu pada kuRindu terpenjaraTak melakukan apa-apaDitemani dengan doaHarap saat terlelap, waktu kita menyapa.
Langganan:
Postingan (Atom)
